Tampilkan postingan dengan label hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hobi. Tampilkan semua postingan

Naik gunung

Hobi memang susah untuk ditinggalkan, sejak pertama kali diajak naik gunung sama teman, akhirnya sekarang ketagihan hehehe... dimulai dari pada bualn agustus 06 teman2 berencanaeh naik slamet, penasaran dan diajak akhirnya ikut juga wah ternyata baru tau pendakian itu melelahkan, tapi enak juga meliahat hutan belantara yang masih rimbun serta suara angin yang menderu.

sejak dari slamet jadi ketagihan naik lagi, tidak lama setelah mendaki slamet, adik2 angkatandikampus ngajak naik gunung merbabu di magelang, yah tertarik juga, akhirnya ikut, walau hujan dan sempat nyasar karenasalah jalan akhirnya kami 30 orang sampai juga di camp istirahat di pos-2. melelahkan namun sampai juga kepuncaknya.
setelah itu 3 hari sebelum ramadhan tahun 2007 teman kos ngajak naik lawu dadakan dan menyenangkan juga karena disana jalurnya sudah ada jadi kemungkinan tuk tersesat kecil, tapi berhubung jalurnya yang terus menerus menanjak yah menguras tenaga juga.
tanggal 25 januari kembali diajak teman naik merbabu, pas kebetulan selesai seminar, ya mau aja ngilangin seteres. naik motor dari jogja, 9 februari diajak teman kos lagi naiklawu eh nasib pendakian pertamanya di lawu ada badai. akhirnya hanya sampai pos 2, nyali menciut menyaksikan ganasnya angin bertium, derasnya hujan, dingin yang menusuk tulang serta kabut yang menutup pandangan sampai 5 meter kedepan akhirnya kami memutuskan untuk turun ke basecamp. memang bukan nasib dan waktu yang tidak tepat untuk pendakian...

Lawu 2007 3 hari sebelum Ramadhan

Ini merupakan pendakian ke-3 ku dan merupakan pendakian pertama digunung lawu. kami merencanakan pendakian hanya dalam waktu 3 hari, dari mengumpulkan informasi berkaitan tentang lawu sampai mencari info tentang biaya yang dihabiskan... hm... benar-benar waktu yang singkat, biasanya persiapan ku lakukan selama 2 minggu, tapi kali ini dikarenakan waktu yang singkat dan teman yang tiba-tiba ingin naik ke lawu, akhirnya segalanya dilakukan dengan cepat.

Pada hari H kami berangkat dari kos jam 06.00 pagi naik bus jalur 6 menuju kridosono dengan biaya Rp. 2000/orang, setelah itu bejalan kaki sekitar 5 menit ke stasiun lempuyangan mengejar kereta Prambanan Exspres 1. dengan biaya Rp. 7000/orang, jam 7 kurang kami berangkat menuju stasiun balapan solo sekitar jam 8 kami tiba disana, lalu berjalan kaki menuju terminal bis (lupa nama terminalnya) setelah itu menggunakan lbus langsung jaya dengan ongkos Rp. 7000/orang kami menuju terminal tawangmagu, perjalanan sekitar 2 jam lebih. setelah tiba diteminal tawangmangu, lalu dengan ongkos sebesar Rp. 5000/orang kamipun naik kendaraan menuju cemoro sewu.
Sekitar jam 12.00 siang, kami sampai di basecamp cemorosewu. tampak cuaca begitu cerahnya dan matahari bersinar sangat terik. akhirnya kami memutuskan untuk makan dan beristirahat sejenak. sekitar jam 13.30 kami bersiap untuk pendakian.
sebelum melakukan pendakian kami ber-2 akhirnya melakukan ritual awal seperti yang biasa dilakukan pendaki2 lain yang ingin berabgkat, tapi kami tidak hanya berdo'a, namun setelah berdo'a kami pun memakan coklat pertama dan meminum seteguk air untuk permulaan setelah itu kami pun berjalan menuju pos-1 yang berjarak sekitar 1,99 Km dari basecamp. diawal perjalanan nafas sudah terongoh2 karena selama perjalanan yang menanjak kami terlalu banyak bercanda belum sampai pos-1 sudah kehabisan nafas hehehe......
setelah sampi pos-1 kami langsung melanjutkan perjalanan ke pos-2 dengan jarak 2,0 Km dari pos-1 tanpa berhenti, maklum belum kenal medan jadi kami pikir yah medan yang dilalui sama saja gt, ternyata disini belum apa2, setelah melalui pos menuju pos 3 baru klenger dengan jalurnya terus-menerus berjalan menyusuri batu bersusun dipinggir tebing, walau jaraknya ke pos-4 tidak terlalu jauh sekitar 0,7 km, tapi dikarenakan jalan yang terus menerus menanjak tenaga terkuras juga. akhirnya setelah disekitar tampak mulai gelap kamipun sampai di pos-4 dengan keadaan yang basah kuyup karena kringat dan perut yang sudah meronta-ronta minta diisi serta asam urat yang sudah terasa nyilu, akhirnya kami lanjtkan ke pos-5. disini kami menginap digubug mbok yem hehehe... terutama karena perut sudah demo jadi makan apa yang ada dari gorengan ampe mie n nasi juga, (rakus neh) maklum capek banget. setelah kenyang akhirnya kami tertidur dari jam 9 malam sampe jam 4 pagi baru bangun, maklum enak udaranya untuk tidur.. nah setelah itu kami bangun dan menuju puncak hargodumilah hehehe
yah seperti para pendaki lain kami dipuncak menikmati pemandangan sejenak trus melakukan ritual foto2 gt deh untuk kenang-kenangan, sekitar jam 8 kami pun bersiap turun dan menuju basecamp utuk pulang lagi kejogja. sampai di stasiun balapan jam 6, gara2 nunggu oplet kagak jelas akhirnya nyampe balapan solo magrib dah eh untung masih sempat ngejer pramex terakhir, mana musti nunggu lagi cos keretanya mogok, jadi sampe jam 7.30 baru dateng dah tuh kereta.


Link